Kamis, 07 April 2011

Kunjungan Neonatal

MASA NEONATAL
-    Ciri-Ciri Bayi Neonatal :
  1. Masa bayi neonatal merupakan periode yang tersingkat dari semua periode perkembangan. Masa ini hanya dimulai dari kelahiran sampai tali pusar lepas dari pusarnya.
  2. Masa bayi neonatal merupakan masa terjadinya penyesuaian yang radikal. Masa dimana suatu peralihan dari lingkungan dalam ke lingkungan luar. 
  3. Masa bayi neonatal merupakan masa terhentinya perkembangan. Ketika periode pranatal sedang berkembang tiba-tiba terhenti pada kelahiran. 
  4. Masa bayi neonatal merupakan pendahuluan dari perkembangan selanjutnya. Perkembangan individu di masa depan akan tampak pada waktu dilahirkan . 
  5. Masa bayi neonatal merupakan periode yang berbahaya. Masa ini berbahaya karena sulitnya menyesuaikan diri pada lingkungan yang baru.

-    Penyesuaian pokok yang dilakukan bayi neonatal :
  1. Perubahan suhu dari dalam ke luar rahim.
  2. Bernapas, jika tali pusar diputus maka bayi mulai harus menapas sendiri. 
  3. Mengisap dan menelan, jadi bayi sudah tidak lagi mendapat makanan melalui tali pusar tetapi memperoleh makanan dengan cara mengisap dan menelan 
  4. Pembuangan, ketika bayi dilahirkan barulah alat-alat pembuangan itu berfungsi.

-    Indikasi umum tentang kesulitan menyesuaikan kehidupan setelah kelahiran, 
  1. Berkurangnya berat badan
  2. Perilaku yang tidak teratur 
  3. Kematian pada bayi

-    Kondisi yang mempengaruhi penyesuaian diri pada kehidupan pascanatal :
  1. Lingkungan pranatal, dimana pada waktu dilingkungan pranatal tidak di rawat oleh ibunya sehingga dilingkungan pascanatal meempengaruhi perkembangannya.
  2. Jenis persalinan, mudah atau sulitnya persalinan mempengaruhi penyesuaian pascanatal. 
  3. Pengalaman yang berhubungan dengan persalinan, ada dua pengalaman yang berpengaruh besar pada penyesuaian pascanatal,yaitu seberapa jauh ibu terpengaruh oleh obat-obatan dan mudah sullitnya bayi bernapas.  
  4. Lamanya periode kehamilan, jika bayi yang dilahirkan sebelum waktunya di sebut premature, sedangkan yang terlambat disebut postmatur. Abortus : bayi lahir dengan berat badan kurang dari 500 g, dan / atau usia gestasi kurang dari 20 minggu. Angka harapan hidup amat sangat kecil, kurang dari 1% 
  5. Sikap Orang tua, sikap yang menyenangkan dari orang tua memperlakukan bayinya itu akan mendorong penyesuaian yang baik. 
  6. Perawatan pascanatal, yaitu ada tiga aspek : pertama kebutuhan tubuh, kedua rangsangan yang diberikan.dan ketiga kepercayaan orang tua.
      
Masa neonatus (1-28 hari) adalah masa yang paling rawan terjadinya gangguan kesehatan sehingga diperlukan upaya penanganan khusus terhadap bayi juga konseling bagi para ibu untuk melakukan perawatan terhadap bayinya. Penyediaan layanan informasi dan pelayanan dapat diberikan pada para bumil maupun busui dengan cara memotivasi ibu untuk berkunjung ke sarana kesehatan.

DEFINISI
Kunjungan neonatal adalah pelayanan kesehatan sesuai standar  yang di berikan oleh tenaga  kesehatan yang kompeten kepada neonatus sedikitnya 2 kali, selama periode 0 sampai 28 hari setelah lahir, baik di fasilitas-fasilitas kesehatan seperti puskesmas, bidan desa, polindes, maupun melalui kunjungan rumah.
Pelaksanaan pelayanan kesehatan neonatus meliputi :
  1. Kunjungan Neonatal ke-1 (KN 1) dilakukan dalam kurun waktu 1-7 hari setelah bayi lahir.
  2. Kunjungan Neonatal ke-2 (KN 2) dilakukan pada kurun waktu hari ke-8 sampai dengan hari ke 28 setelah bayi lahir.
Pelayanan Kesehatan Neonatal dasar dilakukan secara komprehensif dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan Bayi baru Lahir dan pemeriksaan menggunakan pendekatan Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM) untuk memastikan bayi dalam keadaan sehat, yang meliputi: Pemeriksaan dan 
1. Perawatan Bayi Baru Lahir
-    Perawatan Tali pusat
-    Melaksanakan ASI Eksklusif
-    Memastikan bayi telah diberi Injeksi Vitamin K1
-    Memastikan bayi telah diberi Salep Mata Antibiotik
-    Pemberian Imunisasi Hepatitis B

2. Pemeriksaan menggunakan pendekatan MTBM
-    Pemeriksaan tanda bahaya seperti kemungkinan infeksi bakteri, ikterus, diare, berat badan rendah dan Masalah pemberian ASI.
-    Pemberian Imunisasi Hepatitis B bila belum diberikan pada waktu perawatan bayi baru lahir.
-    Konseling terhadap ibu dan keluarga untuk memberikan ASI eksklusif, pencegahan hipotermi dan melaksanakan perawatan bayi baru lahir di rumah dengan menggunakan Buku KIA.
-    Penanganan dan rujukan kasus bila diperlukan
TUJUAN
Kunjungan neonatal bertujuan untuk meningkatkan akses neonatus terhadap pelayanan kesehatan dasar, mengetahui sedini mungkin kelainan/ masalah kesehatan pada neonatus.
Risiko terbesar kematian neonatus terjadi pada 24 jam pertama kehidupan, minggu pertama dan bulan pertama kehidupannya. Sehingga jika bayi lahir di fasilitas kesehatan sangat dianjurkan untuk tetap tinggal di fasilitas kesehatan selama 24 jam pertama.

DETEKSI DINI
Deteksi dini untuk komplikasi pada bayi baru lahir dan neonates dengan melihat tanda-tanda atau gejala-gejala sebagai berikut:
  1. Tidak mau minum atau menyusu atau memuntahkan semua
  2. Riwayat kejang
  3. Bergerak hanya jika di rangsang (letargis)
  4. Frekuensi nafas <30 kali permenit atau >60 kali permenit
  5. Suhu tubuh <36,5oC atau >37oC
  6. Tarikan dinding dada ke dalam yang sangat kuat
  7. Merintih
  8. Nanah banyak di mata dan mata cekung
  9. Pusar kemerahan meluas ke dinding perut
  10. Turgor kulit kembali <1 detik
  11. Timbul kuning atau tinja berwarna pucat
  12. Berat badan menurut umur rendah dan atau masalah dalam pemberian ASI
  13. Bayi berat lahir rendah <2500gram atau >4000gram
  14. Kelaianan congenital seperti  ada celah di bibir atau langit-langit.
KOMPLIKASI PADA BAYI BARU LAHIR dan NEONATUS
Komplikasi pada bayi baru lahir dan neonatus, antara lain :
•    Prematuritas dan BBLR
•    Asfiksia
•    Infeksi bakteri
•    Kejang
•    Ikterus
•    Diare
•    Hipotermi
•    Tetanus neonatorum
•    Masalah pemberian ASI
•    Trauma lahir
•    Sindroma gangguan pernafasan
•    Kelainan congenital


Cakupan kunjungan neonatus
:   

Jumlah Neonatus yang memperoleh pelayanan kesehatan
sesuai dengan standar paling 2 kali (neonatus)
Di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu
= ——————————————————— x 100%
Jumlah bayi lahir hidup di satu wilayah kerja
pada kurun waktu yang sama


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan pertanyaan, komentar, kritik, atau saran Anda.. :)